Travel  

5 Tips ke Kopi Njongke di Sleman, Bawa Payung

5 Tips ke Kopi Njongke di Sleman, Bawa Payung

korannews.com – Kopi Njongkebisa jadi alternatif tempat nongkrong saat berkunjung ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tempat makan yang sudah berdiri sejak 2019 ini menyediakan lahan luas, ditambah ruang utama, saung, dan private joglo sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai acara, mulai dari gathering komunitas, buka puasa bersama, pernikahan, arisan, hingga reuni.

Kopi Njongke juga berada di sebelah sawah dan menawarkan pemandangan yang Instagramable.

Kopi Njongke berlokasi di Jalan Prawiro Sudiyono, Gondengan Penen, Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY.

Bila tertarik untuk berkunjung, simak beberapa tips berikut ini:

Tips berkunjung ke Kopi Njongke Sleman

1. Bawa payung

Manajer Kopi Njongke bernama Yovan menganjurkan para pengunjung untuk membawa payung, terutama saat musim hujan.

Sebab, area makan di Kopi Njongke berkonsep semi-outdoor. Meski ada atap di atasnya, pengunjung tetap harus melewati luar bangunan untuk pindah ke area saung, joglo, mushala, atau kolam.

Selain itu, membawa payung sendiri akan memudahkan pengunjung, khususnya jika sedang ramai.

“Imbauan dari kami apabila musim hujan bisa membawa payung masing2-masing supaya bisa lebih fleksibel, tidak perlu antre payung di Kopi Njongke kalau pas ramai,” kata Yovan kepada Kompas.com, Senin (22/5/2023).

2. Bawa wadah makanan

Selanjutnya, Yovan memberi saran agar pengunjung, terutama para ibu yang sering membungkus makanan, untuk membawa wadah sendiri.

“Bila diperlukan bisa membawa sendiri wadah makan ramah lingkungan apabila ada rencana mau bungkus sayur prasmanan supaya mengurangi limbah plastik,” tutur dia.

Ia menjelaskan, beberapa pengunjung yang sudah langganan banyak yang bawa rantang atau wadah makanan sendiri dari rumah.

Begitupun peralatan untuk ibadah. Meski disediakan, pengunjung bisa lebih nyaman jika memakai punya sendiri.

3. Pakai baju yang keren

Kopi Njongke memiliki suasana dan pemandangan yang indah. Selain itu, ada beberapa spot foto, misalnya naik sepeda di bawah tulisan Kopi Njongke atau di kursi cantik di pinggir sawah.

Jika ingin foto-foto atau membuat konten, kamu bisa puas melakukannya di tempat ini. Oleh karena itu, jangan lupa pakai pakaian terbaik yang sesuai dengan suasana.

4. Datang pagi atau sore hari

Sebagai informasi, jam operasional Kopi Njongke adalah setiap hari Senin hingga Minggu, pukul 07.00 WIB-21.00 WIB.

Dari pantauan Kompas.com, Sabtu (15/4/2023) lalu, waktu terbaik untuk datang adalah saat pagi dan sore hari.

Hal ini karena matahari tidak terlalu terik sehingga udaranya lebih sejuk. Apalagi tempat makan di Kopi Njongke adalah semi-outdoor yang memanfaatkan angin alami.

Selain itu, pada pagi dan sore hari biasanya ada golden hour atau periode waktu saat matahari sedang tidak memancarkan sinar secara maksimal sehingga hasil foto akan lebih ciamik.

5. Bawa kendaraan atau naik ojek online (daring)

Untuk diketahui, kata Yovan, tidak ada transportasi umum, seperti Transjogja, angkot (angkutan kota), atau bus umum yang lewat di depan Kopi Njongke.

Oleh karena itu, pengunjung bisa membawa kendaraan pribadi baik roda dua, roda empat, bus besar, ataupun pesan ojek online (ojol) untuk mencapai lokasi.

“Kendaraan pribadi, motor, mobil, bisa. Bus besar, kendaraan umum seperti motor mobil yang order online juga bisa,” ujar Yovan.

Tidak perlu khawatir tidak mendapat tempat karena area parkir di Kopi Njongke cukup memadai.

error: Content is protected !!