Travel  

Kapan Waktu Terbaik ke Nusa Penida? Catat untuk Hindari Cuaca Buruk

Kapan Waktu Terbaik ke Nusa Penida? Catat untuk Hindari Cuaca Buruk

korannews.com – Nusa Penida bak magnet tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Pulau Dewata.

Kawasan ikonis ini bisa ditempuh sekitar satu jam pelayaran menggunakan kapal dari Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali.

Meski terbilang singkat, penting untuk mengetahui kapan waktu terbaik Nusa Penida agar terhindar dari gelombang tinggi serta cuaca ekstrem.

Kapan waktu terbaik ke Nusa Penida?

Kepala Wilayah Kerja Sanur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa I Ketut Suratnata mengimbau wisatawan untuk menghindari bulan Juli dan Agustus bila ingin berlayar ke Nusa Penida.

Sebab, cuaca di daerah tersebut cukup ekstrem.

“Pada bulan tertentu, antara Juli-Agustus biasanya cuaca cukup ekstrem di sana, baik gelombang, angin atau hujan,” kata Suratnata kepada Kompas.com, Rabu (4/1/2023).

Senada, pemilik Organize Penida Tour, Ketut Sumerta juga mmengatakan ombak pada bulan tersebut terbilang besar.

“Biasanya sih di bulan Juli dan Agustus ombak gede,” tutur Sumerta, Rabu.

Menurutnya, waktu paling pas untuk berlayar ke Nusa Penida adalah di musim kemarau, atau pada bulan-bulan tertentu seperti Maret, April, Mei, September, Oktober, dan November.

Jangan paksa nahkoda berangkat jika cuaca buruk

Jika kondisi laut terpantau kurang aman untuk berlayar, Syahbandar Pelabuhan Sanur akan mengeluarkan imbauan kepada nahkoda supaya menunda pelayaran.

“Kami setiap hari, baik itu kepada nahkoda, operator, (mengimbau) agar selalu mewaspadai apabila ada perubahan cuaca secara mendadak, agar selalu mengutamakan keselamatan. Bila cuaca dalam keadaan buruk agar mereka menunda pelayaran,” tutur Suratnata.

Maka itu, Suratnata meminta kepada wisatawan agar tidak memaksa nahkoda serta awak kapal untuk berangkat saat cuaca sedang kurang baik.

“Kepada tamu-tamu kami imbau juga agar jangan memaksa siapapun, baik nahkoda, maupun opertor kapal untuk tetap berangkat. Sebab mereka harus mematuhi aturan keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Sebab, kata dia, terkadang masih ada segelintir tamu yang protes jika kapal tidak jadi berangkat.

“Namun, sebagian besar mereka sudah paham, kalau terjadi penundaan akan meminta refund atau menunda keberangkatan keesokan harinya,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!