Travel  

3 Wisata Belanja di Hong Kong Buat Kamu Si Hobi Shopping

3 Wisata Belanja di Hong Kong Buat Kamu Si Hobi Shopping

3 Wisata Belanja di Hong Kong Buat Kamu Si Hobi Shopping

korannews.com – Hong Kong dikenal sebagai surganya wisata belanja. Berikut ini 3 rekomendasi wisata belanja buat kamu yang hobi banget dengan namanya shopping. Yuk, simak!

Shopping adalah salah satu aktivitas yang bisa traveler lakukan saat liburan ke Hong Kong. Di sini ada banyak destinasi wisata belanja, berikut 3 yang harus kamu datangi saat berada di Hong Kong:

1. Central Market

Central Market adalah destinasi wisata belanja pertama di Hong Kong yang harus traveler datangi. Central Market fokus dalam menampilkan bakat-bakat lokal dan usaha kecil, tidak hanya dalam industri F&B tetapi juga ritel. Terdapat banyak gerai unik, seperti Slowood dan HK Tram Store yang layak untuk mendapat perhatian Anda.

Vorrarit Anantsorrarak, seorang fotografer Thailand yang berbasis di Hong Kong menggambarkan Central Market sebagai “Banyak kios brand lokal yang trendi, toko pop-up, restoran, bar, dan berbagai acara seni dan budaya sampingan. Benar-benar menghidupkan kembali suasana warisan Central Market ke zaman modern,” ujarnya.

Anda dapat menemukan barang-barang unik Hong Kong seperti Monopoli Trem Hong Kong, diecast bus dan trem Hong Kong, dan banyak lagi versi unik dari elemen nostalgia Hong Kong dalam bentuk produk-produk gaya hidup sehari-hari di HK Tram store. Toko ini merupakan tempat untuk membawa pulang salah satu tanda mata khas Hong Kong.

Jika Anda adalah seorang pencinta lingkungan, Slowood menawarkan barang-barang ramah lingkungan dan bahan makanan organik tanpa limbah. Anda dapat membeli apapun yang Anda inginkan dalam jumlah yang Anda perlukan dan membawanya pulang dalam wadah yang Anda miliki. Anda bahagia, bumi bahagia!

Selain toko-toko itu, masih banyak toko lain yang menjual berbagai pengalaman Hong Kong yang unik dan Anda harus mampir untuk merasakannya secara pribadi. Lokasi wisata belanja ini ada di 93 Queen’s Road Central and 80 Des Voeux Road Central, Central, Hong Kong.

2. Shanghai 618

Shanghai 618 adalah mal yang direvitalisasi di jantung Mong Kok. Dahulu, Mal yang terdiri dari 14 bangunan bersejarah yang dilindungi ini, adalah deretan ruko tepi laut atau tong lau yang menjual tembakau buah manis, peralatan listrik, teh obat, dan barang-barang kulit.

Satu abad kemudian, area jalan tersebut telah dipugar dengan sentuhan modern dan sekarang Anda bisa menemukan tempat foto retro, mural yang memberi penghormatan kepada sejarah jalan tersebut, dan bisnis lokal independen yang menjual dan membuat segala macam barang. Lokasi mal ini ada di 618 Shanghai St, Mong Kok, Hong Kong.

Fitur fasad dan interior ruko yang menarik akan memberi Anda sekilas gambaran tentang seperti apa ruko balkon pra-Perang Dunia II. Tempat menarik yang sering terlewatkan ini memiliki beberapa penghuni toko dari abad ke-20 dan toko-toko butik baru yang modern dan beberapa tempat makan.

Interiornya trendi dan hippy, dan setiap sudut memiliki seni lukis mural bertema Hong Kong yang berbeda yang dilengkapi dengan deskripsi sejarah singkat. Setiap karya seni di sini sangat instagrammable, terutama Shanghai Street lama yang dulunya banyak dihiasi dengan petunjuk luar ruangan.

3. Cruise Liner Mall

Tempat wisata menarik lainnya yang wajib Anda kunjungi saat liburan di Hong Kong adalah Cruise Liner Mall. Terletak di Hung Hom, Kowloon, mal ini adalah bagian dari mal besar bernama The Whampoa.

Mal ini adalah hidden gem dan sering terlewatkan dibandingkan dengan pusat perbelanjaan yang lebih terkenal seperti Causeway Bay, Harbour City, dan lainnya di Central. Mal seperti kapal pesiar ini berlokasi di 6 Shung King St, Hung Hom, Hong Kong.

Menempel seperti ibu jari yang muncul di tengah area perumahan, struktur unik sepanjang 360 kaki ini memiliki pasar grosir Jepang, AEON, restoran, teater, dan bahkan taman hiburan kecil.

Mal ini membawa sejarah yang berarti, di mana dulunya merupakan galangan kapal terbesar dan tersibuk di Asia pada awal abad ke-20. Sejak saat itu hingga pertengahan tahun 80-an, galangan kapal terus berganti kepemilikan hingga menjadi seperti sekarang ini. Sungguh sebuah sejarah dan keunikan yang belum banyak diketahui orang!

Exit mobile version