korannews.com – Angkatan Laut AS menyimpan video benda terbang tak dikenal (UFO) atau fenomena udara tak dikenal (UAP). Namun mereka tidak akan merilis rekaman itu ke publik karena disebut akan membahayakan keamanan nasional.

Pengakuan itu datang sebagai tanggapan atas permintaan Freedom of Information Act (FOIA) yang diajukan oleh situs transparansi pemerintah The Black Vault, yang sebelumnya telah membagikan ribuan halaman dokumen terkait UFO yang diterima melalui permintaan FOIA kepada CIA dan lembaga pemerintah lainnya, demikian dikutip dari Science Alert, Senin (12/9/2022).

Black Vault mengajukan permintaan FOIA ke Angkatan Laut AS pada April 2020. Pengajuan itu dilakukan satu hari setelah Angkatan Laut mendeklasifikasi tiga video viral yang diambil oleh pilot Angkatan Laut yang menunjukkan pesawat berteknologi tinggi bergerak dengan cara mustahil.

Black Vault meminta agar Angkatan Laut sekarang menyerahkan semua video lain yang terkait dengan UAP.

Lebih dari dua tahun kemudian, pemerintah menanggapi dengan surat yang keduanya mengkonfirmasi bahwa ada lebih banyak video UAP dan menolak permintaan untuk menyerahkannya karena masalah keamanan nasional.

“Jika informasi ini dirilis akan membahayakan keamanan nasional karena dapat memberikan informasi berharga kepada musuh mengenai operasi, kerentanan, dan/atau kemampuan Departemen Pertahanan/Angkatan Laut,” kata Gregory Cason, wakil direktur kantor FOIA Angkatan Laut, menulis dalam sebuah surat tanggapan.

“Tidak ada bagian dari video yang dapat dipisahkan untuk dirilis.” imbuhnya.

Cason menambahkan bahwa Angkatan Laut dapat mendeklasifikasi tiga video UAP yang dirilis pada April 2020 hanya karena video tersebut sebelumnya telah bocor ke media dan telah dibahas secara luas di domain publik.

Angkatan Laut menganggap mungkin untuk secara resmi merilis rekaman itu tanpa merusak keamanan nasional lebih lanjut, tulis Cason.

Menariknya, dalam menanggapi permintaan The Black Vault, Angkatan Laut tidak melakukan upaya apa pun untuk menyembunyikan keberadaan video UAP tambahan.

Jelas ada lebih banyak video pertemuan UFO yang tidak dapat dijelaskan di arsip Angkatan Laut, tetapi berapa banyak dan apa yang mereka gambarkan tetap menjadi misteri untuk saat ini.

Namun, jelas bahwa militer AS menanggapi potensi ancaman UAP dengan sangat serius.

Pada Mei 2022, DOD mengadakan dengar pendapat publik pertama tentang UFO sejak 1960-an. Sidang tersebut terutama membahas laporan Pentagon Juni 2021 yang mengungkapkan bahwa pilot Angkatan Laut AS telah melaporkan 144 penampakan UAP sejak 2004.

Baru-baru ini, DOD mengumumkan bahwa mereka akan menerima dana federal untuk membuka kantor baru yang berfokus secara eksklusif pada pengelolaan laporan penampakan UFO oleh Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara AS.