korannews.com – Akun Twitter Bjorka dilaporkan terkena suspend pada Minggu (11/9/2022). Ini terjadi setelah sepanjang akhir pekan hacker tersebut membeberkan serentetan data mulai dari Presiden Joko Widodo hingga Menteri Kominfo, Johnny Plate.

Pantauan CNBC Indonesia, saat membuka akun bernama @bjorkanism tertulis Account Suspended. Twitter menyebut keputusan tersebut diambil karena akun melanggar peraturan platform tersebut.

Akun tersebut terlihat diikuti oleh 179 ribu pengguna lainnya. Saat ini seluruh unggahan Bjorka tak bisa lagi diakses.

Sebelumnya Bjorka jadi pihak yang membocorkan 1,3 miliar data registrasi kartu SIM. Dia juga sempat mengomentari ucapan pihak Kementerian Kominfo terkait serangan siber tersebut.

Tak hanya sampai di situ, dia menyebut akan membocorkan data Presiden RI. Beberapa waktu kemudian surat-surat kepada orang nomor satu itu di Indonesia itu pun bocor.

Data pribadi milik Menteri Kominfo Johnny Plate juga ikut bocor. Bjorka menyebut orang yang diamanahi jabatan tersebut harusnya mengerti teknologi.

The supreme leader in technology should be assigned to someone who understands, not a politician and not someone from the armed forces. because they are just stupid people,” ungkap Bjorka dalam akun twitternya itu.

Terjemahannya, “Pemimpin tertinggi dalam teknologi harus ditugaskan kepada seseorang yang mengerti, bukan politisi dan bukan seseorang dari angkatan bersenjata. karena mereka hanyalah orang-orang bodoh.”

Selain itu dia mengungkapkan alasan dibalik aksinya. Bjorka mengatakan hanya ingin menunjukkan sangat mudah masuk karena pemerintah memiliki kebijakan perlindungan data yang sangat buruk.