Lebih Pintar dari Google, Komputer Ini Ramal Pasar Saham 2023

Lebih Pintar dari Google, Komputer Ini Ramal Pasar Saham 2023

korannews.com – Ada banyak ramalan yang diungkap oleh sejumlah orang. Namun bagaimana jika ramalan masa depan diterawang oleh program chatbot yang sempat viral beberapa waktu lalu?

Business Insider meminta penerawangan prospek saham tahun 2023 kepada ChatGPT, chatbot buatan OpenAI. Mulanya, ChatGPT mengatakan tidak bisa melakukannya, karena pengetahuannya hanya sampai pada prospek tahun 2021.

ChatGPT juga menambahkan bahwa ia tak punya akses ke data real-time. Namun, ChatGPT tetap memberikan pandangannya berdasarkan data yang dia pegang. Menurut tool tersebut, saham bisa terpengaruh oleh banyak peristiwa tidak terduga untuk jangka pendek. Sementara itu, pada jangka panjang, saham dapat dipengaruhi oleh kestabilan ekonomi.

“Dalam jangka pendek, pasar bisa dipengaruhi banyak peristiwa yang tidak bisa diprediksi seperti bencana alam, ketegangan geopolitik, dan sebagainya. Namun dalam jangka panjang, cenderung didorong oleh kestabilan ekonomi,” jelas ChatGPT yang dikutip Business Insider, Jumat (13/1/2023).

Lebih lanjut, ChatGPT menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mungkin mempengaruhi pasar saham adalah laju pemulihan ekonomi karena pandemi Covid-19. Akibat dunia masih menghadapi pandemi, pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan pelambatan dari biasanya dan akan berdampak negatif pada pasar.

“Namun sebaliknya, jika ekonomi dunia terus mengalami pemulihan maka bisa mendongkrak pasar. Perubahan kebijakan pemerintah dan bank sentral seperti suku bunga juga bisa berdampak pada pasar,” begitu penjabaran ChatGPT.

Software ini juga menyebutkan bahwa dunia tengah melaju ke era teknologi digital dan teknologi berkelanjutan (sustainable). “Ini membuat saham di kedua sektor bisa berkembang baik,” kata dia.

Akhir analisa ChatGPT adalah memprediksi bahwa saham merupakan komponen yang sulit, sebab ada banyak faktor yang mempengaruhi kinerjanya.

“Namun meski serba tak pasti, faktor yang perlu jadi perhatian tahun ini adalah pemulihan ekonomi, perubahan kebijakan, dan peristiwa global,” ChatGPT menjelaskan.

“Perlu diingat ini bukan nasihat keuangan, Anda harus selalu melakukan riset sendiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan,” ucap tool itu menutupi analisanya.

error: Content is protected !!