Cerita Rifat Sungkar Balap AXCR Hari Kedua, Mobil Balap Tim Mitsubishi Sampai Lepas Velg

Cerita Rifat Sungkar Balap AXCR Hari Kedua, Mobil Balap Tim Mitsubishi Sampai Lepas Velg

korannews.com – Pembalap Indonesia, Rifat Sungkar , bersama Co Driver Chupong Chaiwan, telah menyelesaikan reli hari kedua melalui super special stage (SSS) 2, di ajang Asia Cross Country Rally ( AXCR ) 2022, Selasa, 22 November 2022.

Kedua pereli yang bergabung di Tim Mitsubishi Ralliart, menduduki posisi 8, dengan panjang waktu tempuh 3:05:40.

Hal menarik terjadi ketika keduanya membawa Mitsubishi Triton ke garis akhir SS2. Mereka mendapatkan sorak sorai dan tepukan tangan lantaran mereka selamat sampai akhir etape. Kenapa demikian?

Mobil kabin ganda yang tarung di kawasan Khon Buri, Buriram, Thailand tersebut, mengalami masalah yang bertubi-tubi. Rifat bahkan mengemudikan mobil sampai akhir dengan hanya satu roda saja yang prima.

“Mereka bertepuk tangan dan bilang, ‘you guys still alive‘,” kata Rifat, ditemui usai SS2, Selasa 22 November 2022 malam hari.

Rifat Sungkar menjelaskan terjadi kerusakan satu per satu pada mobil balapnya misalnya bagian shockbreaker yang membuat mobil akhirnya kolaps. Dengan kondisi itu, ia terus mempertahankan kecepatan tinggi di jalan beraspal, dan ekstra hati-hati di jalan bergelombang.

Belum lagi suspensi mobil yang tak keruan, ia sempat terganggu bunyi bising yang panjang.

Pada hari kedua tersebut, para pereli disuguhi trek paling panjang dari seluruh rangkaian, sepanjang 203,5 kilometer. SS2 ini terdiri atas gurun, jalanan berbatu, kanal irigasi, kebun singkong, dan lahan agrikultur. Melewati hutan juga jadi tantangan tersendiri setelah pedesaan di trek ini.

“SS paling panjang dan saya tidak tahu seperti apa, karena buku rute juga baru dibagikan. Tapi saya pikir chemistry really works. Semua keadaan sangat menekan tapi kita mencoba akurat sebaik mungkin,” ujar Rifat, pembalap dengan gelar juara berbagai even di dunia ini.

“Velg sudah hilang satu per satu, shockbreaker collaps, asalnya satu menjadi tiga. Crazy, kita memilih kencang di jalan mulus aspal, dan terus menghantam jalan rusak,” ujarnya.

Hal baiknya, ia berhasil menyusul kecepatan beberapa lawan, meski satu di antaranya sempat menghambat dengan posisi saling berhadapan dengan Tritonnya. Hal itu dan teknis mesin membuat ia tertinggal 15 menit dari tim yang unggul, Mitsubishi Ralliart; Chayaphol Yotha dan Pirapong Sambutwong.

Tim itu unggul dengan panjang waktu tempuh 2:50:18 ke garis finis SS2.

Rabu, 23 November 2022, hari ini, para pembalap akan kembali melintasi rute panjang.

Mereka akan melewati rute Bankruat-Nondindaeng, sepanjang 154,75 km. Lokasi ini sudah mendekati perbatasan Kamboja, dengan permulaan yang cukup mulus.

Makin melaju, pereli akan menemukan jejak roda dengan kedalaman beragam, kerikil, lubang-lubang, hingga genangan cukup besar. Kanal irigasi masih akan dilalui selain kawasan perdesaan yang asri.

Strategi hari ketiga, kata Rifat, tidak akan terlalu berbeda dengan hari sebelumnya.

Duduk di kursi navigator, Chupong Chaiwan menggambarkan pengalaman reli hari kedua cykup berat.

“Ada kasus mekanis sehingga kami berjalan lebih pelan dan mengakhiri masalah roda. Besok kami akan fight lagi,” ujar pria asal Thailand tersebut.***