korannews.com – Mitsubishi Fuso Truk and Bus Corporation (MFTBC) merilis truk listrik Mitsubishi Fuso eCanter generasi terbaru pada awal September 2022.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, truk listrik eCanter ini hadir dengan teknologi baru dan varian yang lebih banyak.

Tapi, selain itu ada satu lagi hal yang menarik soal truk listrik buatan Jepang ini setelah peluncurannya.

Pasalnya, Mitsubishi Fuso eCanter diklaim bakalan masuk ke pasar otomotif Indonesia di masa depan.

CEO dari MFTBC, Karl Deppen memberi bocoran tentang market dari Mitsubishi Fuso eCanter ini.

Dalam acara peluncuran yang diadakan beberapa waktu lalu, Deppen menjelaskan kalau saat ini Fuso eCanter sedang disiapkan untuk pasar otomotif domestik Jepang.

“Kami tengah mempersiapkan produksi berskala besar dari Next Generation eCanter. Sehingga kendaraan ini nantinya tersedia di semua cabang Fuso di Jepang tahun depan,” ucapnya lagi dalam acara peluncuran beberapa waktu lalu.

Tapi, Deppen menjelaskan tak menutup kemungkinan mobil truk listrik akan diboyong juga ke beberapa negara lain, salah satunya Indonesia.

Ini karena Mitsubishi Fuso eCanter akan dijual untuk pangsa pasar (market share) yang lebih luas, tak terbatas hanya di Jepang saja.

“Soal target pasar internasional, kami juga telah berencana untuk membawa kendaraan ini ke Singapura, Hong Kong, Indonesia, Eropa, Australia,” ujarnya.

“Dan Selandia Baru,” tutur Deppen kembali.

Sebagai informasi tambahan, Mitsubishi Fuso eCanter ini diluncurkan dengan banyak tipe dan variasi berbeda.

eCanter terbaru akan dijual dalam 28 tipe berbeda untuk varian dalam negeri Jepang.

Sedangkan untuk kebutuhan luar negeri, mobil truk listrik ini akan disediakan dalam 80 varian.

Demi memenuhi berbagai kebutuhan, Mitsubishi Fuso eCanter hadir dalam berbagai kapasitas angkut. Ada yang bisa mengangkut beban hingga 5-8 ton. Tapi ada juga yang bisa angkut beban lebih ringan untuk barang seberat 4 ton saja.

Untuk dapur pacunya, Mitsubishi Fuso akan ditenagai oleh tiga baterai 41 kWh yang masing-masingnya bisa melaju hingga jarak 80 kilometer.

Secara total, ketiga baterai tersebut akan membuat truk listrik ini bisa melaju hingga jarak 200 kilometer hanya dalam sekali pengecasan.***