korannews.comSeorang pria asal Bengkulu bernama Rahmat Dani memancing emosi warganet setelah mengunggah foto dirinya melakukan pembunuhan pada seekor kucing hamil.

Melalui unggahan di akun Instagram @danirahmat.01 yang kini sudah dihapusnya, ia membagikan foto kepala kucing yang sudah terlepas dari tubuhnya.

Tidak hanya itu, ia juga menguliti dan memotong badan kucing menjadi beberapa bagian. Dalam unggahan yang sama, ia melampirkan foto 3 janin si kucing yang juga ikut jadi korban.

Pada perkembangan selanjutnya, ditemukan bahwa Dani mengunggah hal yang sama di akun Facebooknya. Ia bahkan mengatakan akan memasak kucing tersebut.

“Pengalaman saya menyembelih kucing selama saya hidup, ini saya akan lanjutkan untuk memasaknya. Karena telah disempurnakan oleh ALLAH SWT. Khusus untuk saya hari ini karena kelaparan,” tulisnya di akun Facebook Dani Rachmat.

Sontak saja perilaku Rahmat menuai kecaman warganet.

Seorang pecinta kucing sekaligus pemilik Aurora Cat Space, Deasy Febry melalui akun Instagramnya mengungkap telah melaporkan kasus melalui DM Instagram Polres Bengkulu Utara.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan Deasy, pihak Polres Bengkulu Utara menduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

“Hal ini sudah kami teruskan ke Kasat Reskrim dan informasi awal pelaku ini diduga mengalami gangguan jiwa. Namun hal ini akan kami dalami lagi,” ujar Polres Bengkulu Utara seperti dikutip dari tangkapan layar Deasy.

Berdasarkan keterangan Polres Bengkulu Utara, pelaku juga pernah diproses atas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Namun, untuk penyelidikan, perlu ada perwakilan yang melaporkan secara resmi ke kantor Polres Bengkulu Utara.

Untuk itu, Deasy berkoordinasi dengan komunitas pecinta hewan, yakni Rumah Singgah Clow dan Yayasan Sarana Metta Indonesia.

Melalui akun @rumahsinggahclow, pihaknya menyatakan akan berangkat sebagai pelapor ke Polres Bengkulu Utara.

“Buat temen-temen saya mohon doanya, besok saya dan Christian Joshua Pale (dari Yayasan Sarana Metta Indonesia) akan berangkat dari Jakarta ke Bengkulu untuk melaporkan kasus kucing hamil yang dipotong, kemudian dimasak, terus di share ke sosial media, dengan caption yang membuat semua pecinta hewan sedih,” kata Mas Bim, sapaan akrab pengurus Rumah Singgah Clow.

Sementara itu, kasus ini mendapat perhatian besar dari warganet.

Mereka mengaku akan melakukan pengawalan hingga si pelaku masuk jeruji besi.

Meskipun pelaku terbukti menderita gangguan jiwa, banyak warganet berharap ia tetap mendapatkan hukuman setimpal.

Tidak hanya dari kalangan pecinta kucing , aktris Meisya Siregar juga nampak memberikan dukungan untuk membawa kasus ke meja hijau.

“KAWALLL TERUS smpe DI HUKUM MATI!!!!!!” tulisnya melalui akun @meisya__siregar. (Asri Turana Restaripani)***