korannews.com – Pemerintah telah meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, menyusul kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Rencananya penyaluran BLT BBM tersebut akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

PT Pos Kendari , Sulawesi Tenggara memberikan pernyataan bahwa mereka siap untuk mengantar secara langsung Bantuan langsung Tunai (BLT) BBM tersebut.

Kepala PT Pos Indonesia Sulawesi Tenggara , Wildan Hamdani di Kendari mengatakan bahwa pihaknya siap mengunjungi langsung rumah KPM untuk menyalurkan BLT.

“Adapun yang berhalangan datang ke Kantor Pos kami tetap menyalurkan door to door atau datang ke rumah KPM,” kata Wildan yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Wildan mengatakan bahwa pihaknya akan mengantarkan BLT secara door to door tersebut kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang sakit atau penyandang disabilitas.

“Iya memang selama ini begitu (mendatangi rumah KPM yang sakit atau penyandang disabilitas). Syaratnya cukup menyerahkan identitas seperti KTP untuk dicocokkan dengan daftar penerima yang kami terima dari Kementerian Sosial,” kata Wildan.

BLT tersebut merupakan dampak penyesuaian BBM dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp500.000.

Wildan mengatakan bahwa pihaknya akan menyalurkan BLT dampak penyesuaian BBM selama dua bulan, yaitu bulan September dan Oktober 2022 yang masing-masing bulan sebesar Rp150.000.

Ada juga BPNT senilai Rp200.000, kemudian secara keseluruhan penerima manfaat akan menerima sebesar Rp500.000.

Wildan menyebutkan bahwa terkait dengan jadwal utama yang berakhir pada tanggal 13 September 2022, pihaknya akan menyalurkan BLT BBM dan BPNT kepada 189.248 di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara

Wildan juga mengatakan bahwa pendistribusian untuk daerah terluar tetap akan dilakukan oleh pihaknya dengan datang langsung ke wilayah sampai pada level kecamatan atau kelurahan.

Untuk wilayah terluar, umumnya pihaknya akan mendatangi suatu kelurahan kemudian menetapkan sebagai titip para KPM untuk menerima bantuan sosial tersebut.

Kendati demikian, Wildan mengatakan bahwa pada saat ini penyaluran BLT BBM masih dilakukan di kantor-kantor pos setiap wilayah.

PT Pos membuat strategi dalam mengurai kerumunan dengan menjadwal setiap kelurahan yang berbeda-beda sehingga dari pagi sampai sore masing-masing kelurahan yang datang menerima BLT.

“Yang kami harapkan KPM mematuhi jadwal tersebut yang sudah kami share melalui kelurahan dan melalui dinas sosial. Setelah jadwal pembayaran utama, kami tetap memberikan waktu kepada para KPM yang berhalangan datang di jadwal utama tersebut,” kata Wildan.***