korannews.comDengan kenaikan tarif ini, para pengemudi ojol berharap dapat pendapatan lebih.

Salah satu pengemudi ojol , Priyo Baskoro Aji, mengaku bersyukur dengan adanya kenaikan tarif ini.

Dia mengapresiasi keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menaikkan tarif ojol dan pihak aplikator yang merespons cepat perubahan tarif ini.

“Apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Kemenhub dan aplikator karena telah mendengarkan aspirasi dari rekan-rekan ojol ,” kata Priyo yang merupakan salah satu pengemudi Grab di Jakarta pada Senin seperti yang dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Ia berharap dengan perubahan tarif ini dapat memberikan kenaikan kompensasi biaya hidup dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang diikuti kenaikan harga bahan pokok lainnya.

“Saya selaku driver bersyukur karena kenaikan tarif ini akan berdampak dengan jumlah pendapatan saya. Tapi, di sisi lain pasti akan sedikit memberatkan pelanggan karena akan mengeluarkan uang lebih besar dari sebelumnya untuk layanan ojol . Semoga ini tidak berdampak terhadap jumlah order-an kami di lapangan,” ucap Priyo.

Ungkapan terima kasih juga diucapkan oleh Ismail sang pengemudi ojol Gojek.

“Terima kasih kepada Kemenhub yang sudah mendengar keluh kesah driver di lapangan, dan juga Gojek yang langsung merespon dengan cepat tentunya,” katanya.

Baik pada aplikasi Gojek maupun Grab, yang mengalami kenaikan tarif tidak hanya pada layanan antar-jemput motor saja. Melainkan, jasa lainnya juga turut mengalami kenaikan.

Seperti tarif layanan GoSend, GoFood, GoMart, hingga Grabfood, Grabexpress Instant, dan lain-lain. (Shafira Meiriska Putri)***