korannews.com – Peneliti Indef (Institute for Development of Economics Finance) Nailul Huda mengatakan kenaikan tarif ojek online ( ojol ) akan memicu peningkatan inflasi .Hal ini disebabkan sektor transportasi telah menjadi penyumbang inflasi tertinggi kedua setelah makanan, minuman, dan tembakau.“Inflasi kita saat ini cukup tinggi di 4,69 persen (Agustus 2022). Adanya kenaikan BBM dan diikuti dengan kenaikan transportasi bisa mengerek inflasi jauh tinggi lagi,” tutur Nailul dalam paparan Rilis Survei Nasional Polling Institute.Nailul mengatakan, sebelumnya Indef telah memperkirakan jika kenaikan tarif ojol bisa memicu kenaikan inflasi hingga dua persen.