korannews.com – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan tengah mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah Rusia .

Jika terjadi, Indonesia akan bergabung dengan China dan India yang menjadi konsumen Rusia di tengah perang Ukraina.

“Semua opsi selalu kami pantau. Jika ada negara (dan) mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja,” kata Jokowi .

Sebagaimana diketahui, untuk menekan bengkaknya anggaran pemerintah, Jokowi beserta jajarannya setuju menaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ).

Imbas dari naiknya BBM , tarif transportasi hingga pangan merangkak naik.

Harga BBM Pertalite saat ini dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Kemudian, Solar subsidi naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Sementara Pertamax mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Gelombang penolakan kenaikan BBM pun tidak bisa terhindari.

Massa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) menyalakan kembang api (flare) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Jumat, 9 September 2022.

Berdasarkan pantauan Pikiran-Rakyat.com dilokasi, puluhan massa IMM tiba sekira pukul 15.50 sembari membawa mobil komando.

Mereka terlihat mengenakan almamater khas IMM berwarna merah maron dan membawa atribut berupa bendera.

Tak beberapa lama tiba dilokasi massa kemudian berkumpul membuat border untuk persiapan menyampaikan orasi.***