Deddy Corbuzier Jadi Letkol Tituler TNI, Anggota DPR: Mesti Belajar Berbaris, Apel, hingga Tidur di Barak

Deddy Corbuzier Jadi Letkol Tituler TNI, Anggota DPR: Mesti Belajar Berbaris, Apel, hingga Tidur di Barak

korannews.com – Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Demokrat Rizki Natakusumah terkejut atas pangkat letnan kolonel (letkol) tituler TNI yang disematkan kepada presenter Deddy Corbuzier .

Pangkat letkol tituler TNI itu dikeluarkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

“Sangat mengejutkan. Di tengah-tengah ancaman keamanan siber, pemerintah mengangkat YouTuber menjadi perwira menengah. Mungkin dengan cara ini cyber army dari followers dan viewers konten Deddy Corbuzier bisa turut serta menangkal ancaman keamanan jaman sekarang,” ujar Rizki saat dimintai konfirmasi, Senin (12/12/2022).

Rizki meminta agar Deddy Corbuzier membiasakan diri hidup seperti perwira menengah TNI pada umumnya, misalnya mengikuti baris-berbaris, apel, hingga tidur di barak prajurit TNI.

“Belajar baris berbaris, hadir apel setiap hari, dan tidur di barak tentara. Dengan begitu, dia akan semakin mendalami perannya sebagai abdi negara yang sesungguhnya,” kata dia.

Walau begitu, Rizki optimistis atas kehadiran Deddy Corbuzier di tubuh TNI. Dia yakin Deddy bisa memberi semangat kepada prajurit TNI lebih disiplin.

Menurut dia, anggota TNI zaman sekarang kesulitan menjaga berat badan tubuh.

Oleh karena itu, kata Rizki, kehadiran Deddy Corbuzier bisa membuat mereka disiplin dalam pola makan sehat dan berolah raga.

“Kalau lihat YouTube-nya Panglima Andika, kelihatan tentara zaman sekarang memang banyak yang sulit menjaga berat badan, mungkin terlalu banyak makan gorengan,” kata Rizki.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyematkan pangkat letnan kolonel tituler kepada Deddy beberapa waktu lalu.

Juru bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, penyematan pangkat tersebut karena Deddy mempunyai kemampuan khusus yang dibutuhkan oleh TNI, yakni kapasitas komunikasi di media sosial.

Setelah menerima pangkat tersebut, Deddy dihadapkan dengan tugas sebagai duta komponen cadangan (komcad) dan melakukan sosialisasi sekaligus kampanye terkait isu-isu pertahanan.

Kampanye tersebut akan dijalankan Deddy melalui media sosial.

“(Tugas lain) sosialisasi dan kampanye pertahanan dan TNI di sosmed,” ungkap Dahnil, Minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!