korannews.com – Gelombang laut adalah suatu pergerakan naik-turunnya air laut yang terjadi akibat beberapa faktor.

Satu yang perlu diwaspadai adalah datangnya gelombang tinggi .

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) pada 11 September 2022 telah mengeluarkan surat peringatan resmi akan adanya gelombang tinggi .

Gelombang tinggi perkiraan di tanggal 12-13 September 2022 pada pukul 07.00 pagi WIB.

Pola angin Indonesia di bagian utara dominan bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan angin 5-15 knot.

Untuk wilayah Indonesia di bagian selatan, dominan bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan angin 5-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di selat Makassar bagian selatan, perairan Jayapura-Sarmi, Laut Arafuru bagian timur, dan perairan Merauke.

Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di:

– Perairan utara Sabang

– Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai

– Perairan Pulau Enggano- Bengkulu

– Perairan barat Lampung

– Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu

– Teluk Lampung bagian selatan

– Selat Sunda bagian barat dan selatan

– Perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba

– Selat Bali, Lombok, Alas, Bagian selatan

– Selat Sape bagian selatan

– Selat Sumba bagian barat

– Laut Sawu

– Perairan Pulau Sawu-Rote-Kupang

– Samudra Hindia selatan Jawa Timur- NTT

– Laut Jawa bagian timur

– Perairan Kalimantan tengah bagian timur

– Perairan utara Kepulauan Kangean

– Selat Makassar bagian selatan

– Laut Sumbawa

– Laut Flores

– Perairan Kepulauan Wakatobi

– Laut Banda timur Sulawesi tenggara

– Perairan selatan Pulau Buru

– Laut Banda bagian barat

– Perairan selatan Kepulauan Aru

– Laut Arafuru bagian tengah-timur

– Perairan Jayapura-Sarmi

– Samudra Pasifik utara Jayapura

Untuk tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di:

– Samudra Hindia barat Lampung

– Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa tengah

BMKG memperingatkan kepada masyarakat untuk diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, yakni:

– perahu nelayan (tinggi gelombang di atas 1,25 meter)

– kapal tongkang (tinggi gelombang di atas 1,5 meter)

– kapal ferry (tinggi gelombang di atas 2,5 meter)

– kapal ukuran besar (tinggi gelombang di atas 4 meter)

– kapal kargo atau kapal pesiar (tinggi gelombang di atas 4 meter)

BMKG juga menghimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir di sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada.***