korannews.com – “Hai Denny Siregar. Bagaimana rasanya sudah menggunakan uang pajak dari rakyat Indonesia tapi malah menggunakan internet untuk mempolarisasi orang?” cuit Bjorka melalui akun Twitter @Bjorkanism, Minggu (11/9/2022).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), polarisasi memiliki beragam arti. Polarisasi secara tatanan bahasa adalah suatu proses, penyinaran, atau magnetisasi.

Namun dalam hal ini, polarisasi juga didefinisikan sebagai upaya pembagian antara dua kelompok yang berlawanan atau sering disebut mengadu domba. Jika ditelaah dari kata polar yang berarti kutub, dapat diketahui bahwa kita mengetahui di dunia ini ada dua kutub, kutub utara dan kutub selatan.

Oleh karena itu, istilah polarisasi ini seolah menggambarkan adanya suatu pembeda antara satu kelompok dan kelompok lainnya. Hal ini berkenaan dengan sifat atau sikap seseorang yang secara sengaja membedakan antara satu dengan yang lain bahkan bisa mempengaruhi sekelompok orang.

Dalam aspek sosial-budaya, polarisasi ini menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena sifatnya dalam memecah belah sesuatu. Dalam kata lain, polarisasi ini merupakan “musuh” yang dapat menjerumuskan kita ke keadaan yang mengkhawatirkan, seperti kerusuhan atau permasalahan kelompok lain yang melibatkan banyak orang.

Polarisasi ini dapat kita temukan di mana saja, terutama di bidang politik. Manuver para elit politik ini sering dikait-kaitkan dengan polarisasi seolah “memecah” pilihan rakyat sehingga asas persatuan dan kesatuan Indonesia menjadi dipertanyakan.

Sementara itu, aksi hacker Bjorka yang menyenggol Denny Siregar ini ternyata mendapat respons dari yang bersangkutan. Denny membalasnya dengan lelucon sarkas yang cukup menohok. Ia menyentil sosok Bjorka yang dinilai tidak seperti hacker internasional.

Yang gua heran ngakunya hekker (hacker) internasyinel (internasional). Tapi kok tahu Denny Siregar ya ? Ini apa gua yang terlalu terkenal sampai ke internasyinel atau dianya yang orang lokal?” balas Denny.