korannews.com – Pemadaman listrik total terjadi di wilayah Ukraina timur. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuding Rusia sebagai dalang padamnya listrik di seluruh wilayah timur Ukraina tersebut.

Seperti dilansir AFP, Senin (12/9/2022), Zelensky mengatakan Rusia bertanggung jawab atas pemadaman listrik di Ukraina timur. Dia menuduh Rusia telah sengaja menghancurkan infrastruktur sipil.

“Pemadaman total di wilayah Kharkiv dan Donetsk, sebagian di wilayah Zaporizhzhia, Dnipropetrovsk dan Sumy,” kata Zelensky dalam sebuah pernyataan di media sosial.

Zelensky mengatakan tidak ada fasilitas militer di wilaya timur Ukraina. Dia menduga Rusia sengaja memadamkan listrik agar rakyat Ukraina kehilangan cahaya dan kedinginan.

“Tidak ada fasilitas militer, tujuannya adalah untuk menghilangkan cahaya dan panas dari orang-orang,” ucapnya.

“Rusia ingin membiarkan orang tanpa listrik dan panas,” lanjut Zelensky.

Sementara itu, para pejabat di Ukraina timur juga menyalahkan serangan Rusia ke fasilitas utama menyebabkan terjadinya pemadaman yang meluas yang terjadi di sebagian besar wilayah timur negara tersebut. Pasalnya, pasukan Ukraina telah membuat keuntungan dan merebut wilayah itu dalam serangan balasan.

Gubernur regional wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, mengatakan pasukan Rusia telah “menyerang infrastruktur penting” di seluruh wilayah dan kota utamanya.

“Tidak ada listrik atau pasokan air di beberapa pemukiman. Layanan darurat bekerja untuk mengendalikan kebakaran di lokasi yang dilanda,” kata Oleg Synegubov dalam sebuah pernyataan di media sosial.

Kemudian, Kepala Wilayah Dnipropetrovsk Dmytro Reznichenko juga mengatakan pasukan Rusia bertanggung jawab atas pemadaman listrik di seluruh wilayahnya.

“Beberapa kota dan komunitas di wilayah Dnipropetrovsk tanpa listrik. Rusia menghantam infrastruktur energi. Mereka tidak dapat menerima kekalahan di medan perang,” katanya dalam sebuah pernyataan online.