korannews.comPIKIRAN RAKYAT- Kecelakaan helikopter terjadi, ketika beberapa orang Taliban mencoba menerbangkan Helikopter peninggalan tentara Amerika Serikat.

Namun tak disangka kejadian nahas terjadi, heli tersebut seolah hilang keseimbangan, berputar-putar tanpa arah dan hingga akhirnya jatuh meluncur ke daratan.

Diketahui 3 orang tewas atas insiden latihan tersebut.

Kisah seorang anggota Taliban yang mencoba menerbangkan helikopter tentara AS yang jatuh dan menewaskan tiga orang telah beredar sejak 10 September 2022.

Namun, rekaman itu kini telah dirilis dan beredar. Video tersebut menunjukkan seorang pilot Taliban pemula.

Pilot pemula tersebut menabrakan helikopter Black Hawk Amerika senilai 30 juta dolar AS , atau sekitar Rp445 Miliar.

Kecelakaan itu menewaskan satu anggota awak, pilot pelatihan, dan dirinya sendiri. Rekaman itu diambil oleh anggota Taliban lainnya.

Dalam rekaman 36 detik ini, helikopter terlihat berputar-putar berbahaya sebelum jatuh ke tanah.

Helikopter Black Hawk dilaporkan jatuh di dalam pangkalan pelatihan militer di Kabul. Itu adalah helikopter militer utilitas berbilah empat, bermesin ganda, dengan daya angkat sedang.

Kementerian Pertahanan Taliban kemudian mengkonfirmasi insiden tersebut, menyebutnya sebagai kerusakan teknis.

Kementerian melaporkan bahwa lima orang tambahan terluka dalam insiden itu, yang mereka gambarkan sebagai penerbangan pelatihan.

Menurut Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan, Amerika Serikat mengirim barang dan jasa pertahanan pemerintah Afghanistan senilai sekitar $28 miliar atau sekitar Rp 415 Triliun.

Antara tahun 2002 dan 2017, termasuk senjata, amunisi, kendaraan, peralatan penglihatan malam, pesawat, dan sistem pengawasan.

Ketika pemerintah Afghanistan yang didukung AS digulingkan pada Agustus tahun lalu, beberapa personel militer Afghanistan yang berhasil melarikan diri membawa pesawat mereka dan pergi ke negara-negara Asia Tengah terdekat.***