Rangkuman Hari ke-388 Serangan Rusia ke Ukraina: 123 Negara Wajib Tangkap Putin, Xi Jinping Terima Undangan Putin

Rangkuman Hari ke-388 Serangan Rusia ke Ukraina: 123 Negara Wajib Tangkap Putin, Xi Jinping Terima Undangan Putin

korannews.com – Kabar dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang mengeluarka surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin mendominasi isu perang Rusia-Ukraina.

Bersama kabar lainnya, hal ini ada dalam rangkuman hari ke-388 serangan Rusia ke Ukraina , Jumat (18/3/2023).

Dilansir dari Al Jazeera, berikut rangkuman selengkapnya.

Pengadilan Pidana Internasional

– Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan kejahatan perang untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, menuduh bahwa Moskwa secara paksa mendeportasi anak-anak Ukraina ke Rusia.

– Pihak berwenang Rusia telah mempresentasikan deportasi sebagai kampanye kemanusiaan untuk melindungi anak yatim piatu dan anak-anak terlantar di zona konflik.

– ICC juga mengeluarkan surat perintah untuk Maria Lvova-Belova, komisaris Rusia untuk hak-hak anak, atas deportasi ilegal anak-anak dari Ukraina.

– Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan deportasi merupakan kebijakan kejahatan negara dan surat perintah ICC akan memberikan pertanggungjawaban bersejarah atas kejahatan yang dilakukan terhadap Ukraina oleh Rusia.

– Surat perintah penangkapan ICC mewajibkan 123 negara anggota pengadilan untuk menangkap Putin dan memindahkannya ke Den Haag untuk diadili jika dia menginjakkan kaki di wilayah mereka.

Diplomasi

– Presiden China Xi Jinping akan melakukan perjalanan ke Rusia minggu depan untuk kunjungan kenegaraan setelah mendapat undangan dari Putin.

– Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Mark Milley berbicara tentang dukungan tak tergoyahkan mereka untuk Ukraina selama panggilan telepon dengan mitra Ukraina mereka.

– PBB mengatakan sedang melakukan segala yang mungkin untuk memastikan kesepakatan dengan Rusia yang memungkinkan ekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam terus berlanjut.

– Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan dewan eksekutifnya mengesahkan perubahan aturan yang akan memungkinkan IMF menyetujui program pinjaman baru untuk negara-negara seperti Ukraina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!