korannews.comPIKIRAN RAKYAT- Drama peperangan Rusia – Ukraina belum juga usai dan hampir memasuki bulan ke 9.

Kyiv mengatakan pada Sabtu, 10 September 2022 kemarin pasukannya membuat keuntungan kilat di timur negara itu.

Dalam upaya serangan balasan yang mengejutkan untuk merebut kembali wilayah yang jatuh ke Rusia tak lama setelah invasi Moskow Februari.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock sementara itu tiba di ibukota Ukraina untuk kunjungan mendadak.

Kunjungan yang katanya untuk menunjukkan dukungan Berlin untuk Ukraina dalam pertempuran melawan Rusia .

“Pasukan Ukraina maju di Ukraina timur, membebaskan lebih banyak kota dan desa. Keberanian mereka ditambah dengan dukungan militer Barat membawa hasil yang mencengangkan,” kata juru bicara kementerian luar negeri Oleg Nikolenko dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Sangat penting untuk terus mengirim senjata ke Ukraina . Mengalahkan Rusia di medan perang berarti memenangkan perdamaian di Ukraina ,” ucapnya menambahkan.

Penilaiannya tentang laju keuntungan Ukraina datang setelah Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan Jumat 9 September 2022 malam bahwa pasukannya telah merebut kembali sekitar 30 kota dan desa di wilayah timur laut Kharkiv sebagai bagian dari penyisiran.

Dorongan Ukraina tampaknya telah membuat sebagian besar pasukan Rusia lengah.

Moskow membuat pengumuman mengejutkan bahwa mereka mengirim bala bantuan ke Kharkiv.

Hal itu ditunjukkan dengan gambar di media pemerintah menunjukkan tank dan artileri dan kendaraan pendukung bergerak dalam kolom di jalan tanah.

Kota terbesar yang sejauh ini jatuh ke tangan Ukraina lagi adalah Balakliya dengan perkiraan populasi sebelum perang sekitar 30.000.

Ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Ukraina maju lebih jauh ke timur.

Perebutan pusat perkotaan seperti Kupiansk dan Izium akan menjadi pukulan signifikan bagi kemampuan Rusia untuk secara efektif memasok posisi di garis depan timur.***