korannews.com – Kematian Ratu Elizabeth II mengantarkan Charles menjadi raja di umur 73 tahun.

Ratu Elizabeth II meninggal pada Kamis 8 September 2022 di usianya yang ke 96 tahun. Sontak sang anak pun langsung diangkat menjadi Raja Charles III.

Namun popularitas Charles tidak begitu baik di mata rakyat Inggris setelah skandal percintaannya dengan Camila, istri keduanya sekarang.

Di mana Charles dikabarkan memiliki hubungan gelap dengan Camila saat sang putra mahkota Inggris masih menikah dengan Putri Diana .

Sebuah jajak pendapat Ipsos Mori pada tahun 1991 menunjukkan 82 persen orang Inggris berpikir Charles akan menjadi raja yang baik tetapi pada tahun 1996, tahun perceraian, popularitasnya turun menjadi 41 persen.

Jajak pendapat pada Mei 2022 pun menunjukan warga Inggris masih belum memaafkan tindakan Charles kepada Diana.

Secara total dari jajak pendapat tersebut, 57 persen responden mengatakan Charles akan jadi raja baik.

Namun sisanya 77 persen menganggap bahwa Pangeran William berhak menjadi raja daripada Charles .

Sejarawan Kerajaan dan penulis, Tracy Borman mengatakan bahwa Charles membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadi raja daripada yang lainnya yakni 50 tahun.

Sehingga peristiwa naiknya Charles menjadi Raja Inggris merupakan momen penting dalam sejarah.

“Ini adalah momen penting dalam sejarah mahkota dan semua mata sekarang tertuju pada Raja Charles III,” katanya.

Wasiq Wasiq, Penulis dan Komentator Politik dan Agama mengatakan Charles memiliki banyak waktu untuk membangung citranya sebagai raja.

Meskipun popularitasnya tidak sebaik Ratu Elizabeth II , Charles III tetap dinantikan kemampuannya memimpin negara.

“Kemampuannya untuk menjadi apolitis akan menjadi ujian pertama untuk melihat apakah dia dapat memenuhi posisi itu, dan sesulit apa pun baginya, saya yakin dia akan mampu melakukannya,” katanya.***