korannews.com – Banyak warga yang memberikan karangan bunga di lokasi-lokasi khusus, seperti Kastil Balmoral di Skotlandia hingga Istana Buckingham di London, Inggris , untuk menghormati mendiang Ratu Elizabeth II . Dari bermacam bunga yang diberikan warga, bunga matahari menjadi yang paling dominan. Kenapa?

Seperti dilansir media lokal Inggris, Evening Standard, Senin (12/9/2022), setelah Ratu Elizabeth II wafat dalam usia 96 tahun pada Kamis (8/9) pekan lalu, warga yang berduka banyak meletakkan bunga, kerajinan tangan dan boneka Paddington Bear sebagai wujud penghormatan terakhir di Kastil Balmoral.

Bunga matahari terpantau menjadi salah satu jenis bunga yang paling sering diberikan warga di Istana Buckingham , Kastil Windsor dan Kastil Balmoral.

Warga yang memberikan bunga matahari untuk mendiang Ratu Elizabeth II mengungkapkan alasan mereka via media sosial. Beberapa menyebut bunga berwarna kuning itu melambangkan Ratu Elizabeth II yang ‘memiliki senyuman paling menakjubkan’.

Beberapa lainnya mengakui ingin menghormati ‘kegembiraan dan kebahagiaan’ yang dibawa mendiang Ratu Elizabeth II untuk banyak orang. Yang lain menyatakan ingin ‘menyoroti kasih sayang yang dimiliki warga Ukraina untuk Ratu’ — diketahui bahwa bunga matahari merupakan bunga nasional Ukraina.

Lloyd Rees yang berprofesi sebagai pengacara dan tinggal di London menuturkan kepada kantor berita PA bahwa dirinya meninggalkan bunga matahari di dekat Istana Buckingham untuk menyoroti warisan Ratu Elizabeth II dalam membawa kebahagiaan bagi rakyat Inggris.

“Yang Mulia Ratu memberikan pengabdian seumur hidup untuk negara kita. Saya merasa saya harus mengunjungi Istana dan memberikan penghormatan kepada Ratu,” tutur Rees yang berusia 32 tahun ini.

“Saya memutuskan untuk meninggalkan buket bunga matahari karena beliau telah membawa banyak kegembiraan dan kebahagiaan bagi begitu banyak orang untuk waktu yang lama,” ungkapnya.

Secara terpisah, alasan lain mengapa banyak warga memilih bunga matahari untuk mendiang Ratu Inggris diungkapkan oleh direktur pelaksana L&D di Pinchbeck, Lincolshire, James Lacey. Dia menilai gelombang panas yang melanda kebanyakan wilayah Inggris, termasuk London, saat musim panas lalu telah memicu melonjaknya panen bunga matahari.

Hal itu, menurut Lacey, mungkin turut berperan di balik banyaknya bunga matahari untuk Ratu Elizabeth II.

“Ini merupakan gelombang panas paling lama yang kita alami selama lima tahun, dan berdasarkan prakiraan cuaca saat ini, kita telah mencatatkan panen (bunga matahari) sekitar 13 juta batang pada musim ini,” sebutnya.