korannews.comTol kedua di Pulau Dewata, Bali yakni Tol Gilimanuk-Mengwi resmi mulai dibangun. Dimulainya pembangunan tol sepanjang 96,84 km ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilaksanakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali I Wayan Koster, Sabtu (10/9).

Basuki mengatakan, pembangunan tol khususnya di Bali sebagai destinasi wisata dunia harus memperhatikan beberapa hal. Sebutnya, pertama dari segi kualitas dan yang kedua harus memperhatikan estetika salah satunya dengan tetap memperhatikan kearifan lokal Bali dan menghindari tempat-tempat suci.

“Saya akan memberikan SK kepada Pak Gubernur sebagai pengawas dari jalan tol ini, karena beliau yang sehari-hari ada di sini, sehingga bisa menjaga dari kualitas dan estetika jalan tol ini,” kata Basuki seperti dikutip dari laman BPJT, Senin (12/9/2022).

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, sesuai arahan Menteri PUPR pekerjaan Tol Gilimanuk-Mengwi ini dapat dikerjakan minimal 2 shift dan kalau bisa 3 shift.

“Sehingga masyarakat Bali dapat lebih cepat merasakan manfaat dari jalan Tol Gilimanuk-Mengwi ini sebelum target penyelesaian konstruksinya,” ujar Danang.

Tol Gilimanuk-Mengwi terbagi menjadi 3 Seksi yakni Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 km dan Seksi 3 Soka-Mengwi sepanjang 18,9 km.

Tol ini ditargetkan rampung pada tahun 2028 dengan investasi sebesar Rp 24,6 triliun. Adapun pelaksana tol ini adalah PT Tol Jagat Kerthi Bali.