korannews.com – Meskipun banyak orang menggunakan istilah sales dan marketing secara bergantian, sebetulnya terdapat perbedaan antara keduanya. Keduanya mampu meningkatkan pendapatan bisnis, tetapi masing-masing memiliki cara yang berbeda.

Dalam artikel ini, akan dibahas apa itu sales dan marketing serta beberapa perbedaannya.

Sales adalah kegiatan penjualan atau transaksi, saat pembeli bersedia menerima produk, layanan, atau aset dengan uang. Setiap penjual memiliki tim sales, yang dipecah menjadi tim yang berbeda-beda tergantung pada penjualan produk atau layanan, wilayah yang dijual, dan target pasarnya.

Seseorang yang menjual barang atau jasa atas nama perusahaan atau pemilik disebut sales. Target mereka adalah menjangkau pelanggan yang telah menunjukkan minat atau merasa cocok dengan produk atau layanan tersebut. Prosesnya berupa prospek, persiapan, pendekatan, presentasi, mengatasi keluhan, dan penutupan penjualan.

Sementara marketing adalah proses mengkomunikasikan nilai produk atau jasa kepada pelanggan. Philip Kotler Marketing Management menjelaskan bahwa marketing juga disebut sebagai seni menjual produk.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kerja marketing cenderung melihat pola pasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Keberhasilan marketing dalam sebuah perusahaan merupakan kunci dari kesuksesan perusahaan tersebut.

Saat ini kinerja marketing makin optimal dengan adanya social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Melalui media-media tersebut, menjadi sarana untuk mengetahui apa yang konsumen sukai.

Seperti yang telah dijelaskan, marketing punya peran besar terhadap kegiatan bisnis. Dalam laman Indeed dijelaskan bahwa marketing harus merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk, dan mendistribusikan barang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Sedangkan sales merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja. Dari pengertian ini, jelas bahwa proses marketing lebih panjang dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses kinerja sales. Sales hanya menjadi salah satu bagian dari promosi produk, tidak memperhatikan faktor lain yang dapat menunjang kenaikan pemasaran.

Sales tidak mementingkan untuk menjaga image brand produk, namun yang terpenting mereka menawarkan kepada pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, agar konsumen tertarik dan membeli produknya.

Sales tidak memikirkan apakah konsumen terpuaskan atau tidak, yang terpenting adalah produknya laku terjual dan target penjualan yang ditetapkan perusahaan terpenuhi. Supaya produk laris, marketing harus menyusun strategi pemasaran hingga menjalin hubungan baik dengan konsumen agar terjadi pembelian berulang.

Marketing berfokus pada tujuan jangka panjang, sedangkan sales memiliki perspektif jangka pendek. Program yang dilakukan oleh marketing mungkin tidak memiliki dampak langsung yang terlihat pada pendapatan perusahaan, tetapi kampanye tersebut tetap membantu perusahaan tumbuh dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kedua pekerjaan ini pun memiliki tujuan yang berbeda. Jika dirangkum, berikut tujuan masing-masing:

Kedua pekerjaan ini pun memiliki proses kerja yang berbeda. Jika dirangkum, berikut proses masing-masing:

Melihat Prospek

Membuat daftar target pelanggan dan melakukan sedikit penelitian tentang pelanggan.

Membuat Koneksi

Terhubung dengan pelanggan, sering kali melalui email atau panggilan telepon.

Kualifikasi prospek berdasarkan respons, kebutuhan, dan kesiapan mereka untuk membeli produk.

Demonstrasi Produk

Memamerkan produk dan menjelaskan fitur serta manfaatnya.

Menutup Penjualan

Negosiasi harga, buat proposal, dan buat kesepakatan.

Mengirimkan produk dan bantu pelanggan menggunakan produk.

Riset Potensi

Mempelajari potensi pasar dan pola calon konsumen.

Membuat Segmen

Membagi ciri pelanggan ke dalam segmen yang berbeda berdasarkan karakteristik masing-masing.

Membangun Strategi

Membangun strategi pemasaran tertentu untuk setiap segmen yang ingin ditargetkan.

Tonjolkan Keunggulan

Memperlihatkan keunggulan produk dan tonjolkan dalam tagline pada program pemasaran.

Membuat Program

Membuat dan menjalankan kampanye atau program pemasaran.

Melihat Kinerja

Mengukur kinerja kampanye pemasaran apakah sudah mencapai kenaikan belum.

Menyempurnakan Kampanye

Mengubah dan sempurnakan kampanye atau program pemasaran berdasarkan kinerjanya.

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai sales dan marketing. Kedua pekerjaan ini memiliki bagiannya masing-masing meskipun saling berkaitan dengan penjualan perusahaan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!