korannews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ) Sandiaga Uno mengatakan, nilai investasi untuk lima destinasi pariwisata super prioritas telah mencapai 435,53 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,46 triliun (kurs Rp 14.842).

Adapun yang dimaksud dengan lima destinasi pariwisata super prioritas tersebut adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Likupang di Sulawesi Utara (Sulut).

Sandiaga bilang, pemerintah terus mempercepat pembangunan lima destinasi tersebut, terutama melalui kawasan ekonomi khusus pariwisata dan Badan Otorita Pariwisata.

“Dengan nilai investasi ini kami semakin semangat untuk terus menciptakan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” kata dia dalam akun Instagram @sandiuno, dikutip Senin (12/9/2022).

Ia menambahkan, dengan adanya investasi ini, Indonesia semakin optimistis menyambut momentum kebangkitan sektor pariwisata Indonesia.

Apalagi, peringkat pariwisata Indonesia menurut Travel and Tourism Development Index terus meningkat di level dunia. Indonesia telah naik ke ranking 32, atau naik 12 peringkat dari posisi sebelumnya.

Sandiaga percaya, dengan meningkatnya indeks tersebut, akan dibarengi dengan meningkatnya kunjungan wisata dunia ke Indonesia.

Selain itu, Sandiaga berharap adanya perubahan status Badan Otorita Pariwisata menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Hal ini bertujuan agar dapat menarik investasi jauh lebih besar lagi. Dengan begitu, pembangunan lima DPSP dapat dipercepat.

Ia menekankan, saat ini penting untuk dapat menciptakan lima Bali baru yaitu dengan lima destinasi pariwisata super prioritas tersebut.