korannews.com – enteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thorir berkunjung ke Bali dalam rangka meninjau kesiapan dan progres pembangunan infrastruktur dasar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali.

Mengutip Instagram resminya, @erickthohir, mantan Presiden Inter Milan ini menargetkan pembangunan tersebut akan selesai pada November 2022 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berbicara dengan para pedagang sekitar dan menjelaskan konsep pembangunan KEK.

“Alhamdulillah, kami pastikan pembangunan infrastruktur dasar bisa selesai pada akhir November mendatang,” ujar Erick.

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR, Erick menyampaikan, pembangunan KEK di Bali sejauh ini berjalan sesuai rencana. Sementara untuk revitalisasi Grand Inna Bali Beach Hotel ditargetkan selesai Agustus 2023.

“Pembangunan KEK di Bali hingga kini berjalan lancar dengan progres sesuai rencana. Sementara revitalisasi Grand Inna Bali Beach Hotel, yang merupakan hotel bersejarah peninggalan Ir. Soekarno, Insyallah akan selesai pada 17 AGustus 2023. Menyusul RS Internasional Bali rencananya akan selesai dibangun pada Agustus 2024,” jelas dia.

Dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, Erick selalu mengatakan bahwa pembangunan KEK Kesehatan di Sanur, Bali dilakukan dalam rangka menangkan momentum masyarakat yang ramai berobat ke luar negeri.

Dia mengatakan ada lebih dari 2 juta masyarakat yang berobat ke luar negeri atau setara dengan Rp 99 triliun. Pembangunan KEK diharapkan bisa memberikan alternatif masyarakat berobat, dan menjaring potensi pasar domestik.

“Ada 2 juta masyarakat kita yang berobat ke luar negeri, Rp 99 triliun. Terus kita ngapain? Diem aja? Alhamdulilah pemerintah membuat KEK kesehatan di Sanur Bali untuk menarik, paling tidak potensi market kita kesini, dan harus kita seimbangkan,” kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR akhir pekan lalu.