korannews.com – Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan dirinya akan bersikap netral dalam pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Bahlil sendiri diketahui merupakan mantan dari Ketua Umum Hipmi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pengambilan nomor urut calon Ketum Hipmi di Ritz Carlton 9 September 2022 kemarin.

“Hipmi ini organisasi Kader. Yang bersaing kali ini adalah 3 kader terbaik yang dimiliki oleh Hipmi. Saya di sini netral. Dalam pemilihan Ketum Hipmi ini netral. Tapi tidak tahu lagi kalau nanti ada wangsit,” ucapnya dikutip Minggu (11/9/2022).

Meski begitu Bahlil menambahkan jika salah satu calon yang bernama Bagas memiliki sejarah yang panjang bersama dirinya.

“Waktu pemilihan Caketum saya. Suara Jogja terpecah dua bahkan terancam abstain. Namun dengan ketekunannya. Akhirnya saat itu saya menang di Jogja,” tuturnya.

Dalam kesempatan pidatonya Bagas menyampaikan bahwa tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi dan tahun 2045 Indonesia akan berusia 100 tahun, di saat itu akan menjadi sebuah era keemasan bagi Indonesia.

“Ketika saya berdiri di sini saat ini, ini bukan tentang Bagas. Ini adalah sebuah Gerakan. Gerakan bersama-sama teman-teman Hipmi untuk menuju kebaikan. Dan saya percaya bahwasanya Gerakan Bagas yang membawa kebaikan ini jika bisa tertransformasi di dalam Hipmi, maka otomatis Hipminya akan baik juga untuk kepentingan Indonesia yang lebih baik di kedepannya. Dan Insya Allah Indonesia di umur 100 tahunnya nanti, Indonesia akan menjadi negara maju yang disegani oleh dunia,” lanjut Bagas.

Dalam kesempatan lain juga Bagas menyampaikan jika mereka telah berteman sudah cukup lama, pasti sudah cukup dewasa dalam menghadapi sebuah kompetisi dan pertarungan.