korannews.com – Indeksi Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berada di level 7.242,65 pada penutupan perdagangan Jumat (9/9/2022) pekan lalu. Tercatat selama sepekan kemarin (5-9 September 2022) indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini menguat 0,91 persen.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksi, penguatan tersebut berlanjut pada sesi perdagangan Senin (12/9/2022). Tingginya minat investor asing terhadap pasar saham nasional akan menjadi katalis pergerakan IHSG .

Mengacu kepada data Bank Indonesia (BI) pada pekan lalu terdapat aliran modal asing masuk ke pasar saham sebesar Rp 3,74 triliun. Dengan demikian, sejak awal tahun hingga 8 September kemarin total beli neto di pasar saham mencapai Rp 69,4 triliun.

“Ini menunjukan bahwa minat investasi ke dalam pasar modal Indonesia masih cukup besar. Ditambah dengan laporan kinerja emiten yang telah terlansir kembali menunjukkan perbaikan,” tutur William, dalam risetnya.

Dengan melihat sentimen tersebut, William meyakini, pada sesi perdagangan hari ini IHSG berpotensi menguat. Indeks saham nasional diproyeksi bergerak pada rentang 7.123-7.299.

Berbeda dengan William, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher justru memproyeksi IHSG melemah. Proyeksi Dennies ini berdasarkan teknikal.

Ia mengungkapkan, candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic yang bergerak di area overbought. Ini mengindikasikan masih ada potensi penguatan namun dengan rentang yang cukup terbatas.

“Di awal pekan, investor akan mencermati rilis data retail sales Indonesia,” ucap dia.

Untuk sesi perdagangan hari ini, Dennies memproyeksi, IHSG berada pada level support 7.208-7.175. Sementara untuk resistance berada pada rentang 7.272-7.303.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.