Arus wisatawan Rusia ke Finlandia yang tak henti-hentinya mengalir ternyata membuat gerah banyak warga Finlandia. Mereka meminta pemerintah menghentikan kedatangan para turis itu sebagai wujud solidaritas terhadap Ukraina.

Finlandia memang mengusahakan keanggotaan NATO setelah invasi Moskow ke Ukraina. Tetapi, negara Nordik itu merupakan satu-satunya tetangga Rusia di Uni Eropa yang masih memberikan visa turis kepada warga Rusia.

Bus-bus wisata dari Rusia yang memasuki Finlandia melalui perbatasan Nuijamaa adalah pemandangan sehari-hari. Banyak turis Rusia berharap bisa menikmati musim panas Finlandia yang damai dan sementara yang lain berencana untuk melakukan perjalanan lebih jauh ke Eropa.

Banyak Warga Finlandia Ingin Batasi Kunjungan Turis Rusia

Petugas bea cukai memeriksa mobil dari Rusia di persimpangan perbatasan Nuijamaa, Finlandia, pada 28 Juli 2022.(Alessandro RAMPAZZO / AFP)

Banyak orang Finlandia tidak senang dengan situasi ini. Pemikiran bahwa orang-orang Rusia bisa menikmati musim panas di Finlandia sementara orang-orang Ukraina menderita di bawah invasi brutal Rusia membuat mereka marah. “Tidak benar bahwa Rusia dapat dengan bebas melakukan perjalanan ke Finlandia,” kata Kirsi Iljin, seorang warga Finlandia. “Saya pikir harus ada pembatasan.”

Sebagai tindakan solidaritas dengan Ukraina, partai oposisi konservatif Finlandia pekan ini mengusulkan penghentian visa turis untuk Rusia. “Situasi ini sangat memprihatinkan,” kata Jukka Kopra, anggota parlemen Partai Koalisi Nasional kepada AFP. “Banyak orang Ukraina dibunuh, termasuk warga sipil, perempuan dan anak-anak, sementara pada saat yang sama orang-orang Rusia menghabiskan liburan di Uni Eropa.”

Turis Rusia tiba dengan bus wisata di stasiun penyeberangan perbatasan di perbatasan Nuijamaa, Finlandia, 28 Juli 2022.(Alessandro RAMPAZZO / AFP)

Turis Rusia tiba dengan bus wisata di stasiun penyeberangan perbatasan di perbatasan Nuijamaa, Finlandia, 28 Juli 2022.(Alessandro RAMPAZZO / AFP)

Dukungan untuk proposal tersebut tampaknya cukup besar di parlemen Finlandia. Banyak anggota parlemen dari berbagai partai menyuarakan dukungan untuk pembatasan visa. Kementerian Luar Negeri Finlandia mengatakan kepada kantor berita AFP, usul itu sedang dievaluasi.

Negara-negara Schengen lain yang berbatasan dengan Rusia — Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia — telah membatasi visa untuk warga Rusia.

Pada hari Selasa, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia “akan bereaksi sangat negatif” terhadap rencana pembatasan visa yang sedang dipertimbangkan Finlandia. [ab/ka]

Artikel ini bersumber dari www.voaindonesia.com.